Normalkah Bila Telah Menikah Tetapi Tetaplah Sukai Masturbasi? Masturbasi sering kali dipandang jadi jalan keluar untuk mereka yang belum juga menikah tetapi menginginkan rasakan kesenangan seksual. Beberapa orang yang berfikir bila rutinitas lakukan masturbasi ini juga akan berhenti sesudah mendaptakan pasangan. Sayangnya, dalam kenyataannya beberapa orang yang tetaplah saja mengerjakannya walau juga telah rasakan kesenangan hubungan seksual. Apakah hal semacam ini normal ada?
![]() |
| Normalkah Bila Telah Menikah Tetapi Tetaplah Sukai Masturbasi? |
Pakar kesehatan seksologi Michael Ashworth, Ph. D mengatakan kalau umumnya orang berfikir bila seandainya telah mempunyai hubungan yang baik dengan pasangan, termasuk juga hubungan intim, jadi kita tak akan memerlukan masturbasi. Walau sebenarnya, dalam kenyataannya hal semacam ini tidak selamanya benar ada. Menurut Ashworth, masturbasi bukan sekedar mengenai buat kita rasakan kesenangan seksual dengan solo, tetapi juga satu diantara langkah untuk mengerti badan dengan tambah baik, terutama dalam soal mengatur orgasme. Dengan masih tetap mengerjakannya, jadi seorang juga semakin lebih sensitif pada pasangannya waktu terkait intim. Hal semacam ini bermakna, tetaplah lakukan masturbasi walau telah menikah tidaklah sinyal kalau berlangsung ketidakharmonisan dengan pasangan atau rasa tidak senang juga akan kehidupan seksual.
Dalam satu artikel yang diterbitkan oleh PsychCentral, dijelaskan kalau mereka yang masih tetap lakukan masturbasi sesudah menikah nyatanya juga masih tetap dapat rasakan kenikmatan waktu terkait intim dengan pasangannya. Dalam satu riset, di ketahui kalau mereka nyatanya tetaplah mengerjakannya jadi pembasmi kepenatan sesaat saja, bukannya jadi pengganti hubungan intim dengan pasangannya.
Pakar kesehatan mengatakan kalau seandainya masturbasi akan tidak mengganggu keselarasan pasangan atau mengganggu kegiatan hubungan intim, jadi hal semacam ini tidak beresiko. Cuma saja, bila hal semacam ini malah buat kita makin malas terkait intim dengan pasangan atau bahkan juga memengaruhi keselarasan dengan pasangan, sebaiknya selekasnya berkonsultasi dengan dokter atau pakar rumah tangga untuk mengatasinya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar